seketika kami turun dari kendaraan, melangkah beberapa meter terperanjak bahwa yang di duduk di dekat etalase pintu itu adalah teman seperjuangan di sebuah organisasi. Sapaan hangat yang biasanya hadir di masa itu ditambah bumbu basa-basi seketika menjadi sebuah keasingan. Dengan spontanitas saya mulai menyapa walaupun gerakan katupan bibir terasa kaku. kata-kata seakan enggan keluar dari persembunyiannya di balik permasalahan sebelumnya. Dengan menyisakan dua kursi kosong kami mengisi tempat itu. pancaran ekspresi kekagetan juga tersiar pada beliau. Untuk menetralisir hal tersebut kami mencoba membuka obrolan dengan pertanyaan sederhana. Duduk beberapa saat kemudian kami ditawari untuk memesan, teman saya beranjak ke pelayan memesan kopi susu gula aren. Dia pun menimpali kembali dengan beberapa pertanyaan. suasana pun seakan menuju titik cair seakan-akan tidak ada permasalahan sebelumnya, walaupun kalau dipikir ini rasa-rasanya semua masih tertahan terpendam dalam hati masing-masing. Sesakali dari kita masing-masing memainkan gaway untuk mengisi kekosongan bicara atau untuk mengimbangi ke gaguan pertemuan yang tak terduga malam itu. Kopi pun hadir di tengah asap yang menyembul ke ruang udara. Percakapan dilanjutkan dengan pembasan isu terkini, sembari pembicaraan berlangsung teman kami yang satu datang dan ikut bergabung. tidak lama dari itu teman lama kami ini beranjak dari tempat duduknya menuju kasir. sekembalinya dari kasir beliau berpamitan dan pada akhirnya ternyata kopi kami juga telah terbayarkan. Semoga di pertemuan selanjutnya kita bisa menyeselaikan lipatan masalah, benang kusut harus diusut. mengurai dan terurai.
Uang Politik dan Kultural Sosial Sepanjang tahun 2021 gelombang pandemi masih menjadi momok yang sedikit-banyak menghambat laku aktivitas manusia, tapi seiring dengan kondisi yang ada, manusia dengan kekuatan potensinya kemudian mengkondisikan keadaan dengan kata lain meramu cara agar kehidupan tetap berjalan sesuai penormalan itu sendiri. Tidak terkecuali, kontestasi pemilihan umum dalam hal ini pemilihan kepala Desa (PILKADES) di akhir-akhir tahun 2021 penyelenggaraan serentak pilkades hampir terhampar di keseluruhan wilayah Republik Indonesia begitu pun di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang digadang-gadang akan mengawangi Ibu Kota Negara (IKN). Pilkades serentak di kabupaten PPU di jadwalkan pada tangal 15 Desember 2021 yang menurut data dari Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masayarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU berjumlah 14 Desa. Sejalan atau mengacu dengan aturan Nasional Peraturan Menteri Dalam Negeri 72 Tahun 2020. Gejala atau seb...
Komentar