Perengkuh Senyum Keindahan

Menggali ingatan, menulusuri potongan-potongan kenangan tatkala menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Beberapa kali pertemuan itu berlangsung entah dia yang bertandang ke posko saya atau pun saat saya yang berkunjung ke poskonya, dibawah oleh teman satu jurusannya. pertemuan pertama sering kali mengesankan menawarkan kerinduan untuk bertemu sesering mungkin. Jarak yang cukup jauh dari poskonya membuat pertemuan menjadi berharga atau ibarat emas 24 karat, laah. Dirinnya perengkuh senyum keindahan. Elok, dengan mata yang hampir tertutup ketika terhampar kelucuan, bicaranya adalah keseruan, jenis suaranya yang cocok untuk menjadi pemecah keheningan, sedikit cempreng sejalan dengan itu gerakannya adalah kelincahan, zigzak. 

Tawaran atau lebih tepatnya ejekan manja dari kawan-kawan se-jurusannya untuk mencoba melakukan pendekatan atau lobi-lobi yahutdd menjadi support system yang patut disyukuri. Seiring berjalannya waktu saya pun tidak terlalu merespon untuk mengambil langkah berani guna mendekati atau mencoba merambah perasaan beliau, saya hanya berani bergumam atau memberikan julukan kepadanya "Perengkuh Senyum Keindahan".

berKKN-ria 3 bulan di Kabupaten Majene menjadi pengalaman dan pengamalan menyodorkan pelajaran langsung untuk mempraktekkan ilmu yang diraih di meja kuliah, mengajar di sekolah dan terjun ke pinggir-pinggir dulu baru mencoba merangsek ke tengah masayarakat, membaur untuk bisa berbuat banyak hal. melaksanakan kiat-kiat pendidikan dan arung sosial sebagai mahasiswa yang beralaskan  ilmu dan pengalaman sedikit banyaknya organisasi yang direngkuh mencoba dan ketagihan untuk diaplikatifkan, terhitung gampang dan juga menyisakan tantangan untuk dijawab dengan tanggung jawab kerja.

Lokasi KKN kami berada di pinggiran kota Kabupaten Majene, tepatnya di kelurahan Rangas dengan kondisi geografis garis pantai dan disian lain perbukitan tempat ini pula kalau anda masih ingat kasus jatuhnya pesawat Adam Air maka inilah perairannya, selat Mamuju. Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN) 5 Majene adalah tempat kami berKKN sekaligus Praktek Pengajaran Langsung (PPL). Nanti yaa, kita lanjutkan cerita di posko ini, saya kira semua mahasiswa yang pernah berKKN mempunyai ragam cerita bagi nasi campur, sedih, haru, dan banyak kebahagian adalah cuap-cuap yang layak didemonstrasikan lewat tulisan dan ekspresi lainnya.

Sampai masa KKN berakhir, saya tidak mengambil kontak atau kala itu masih berjayanya Blackberry Massenger (BBM) dan di facebook masih banyak direktur amatiran semisal PT.Cinta Tak Bertuan yang tidak mempunyai kantor,  namun rasa penasaran atau jiwa intelejen menguap, mencari akun media sosialnya, hingga bisa saya dapatkan akun instgramnya. Suatu hal yang unik adalah namanya baik panggilan atau nama lengkapnya jarang samanya menjadi keganjilan di tengah bilangan genap, begitu pula ketika di sejajarkan atau dibandingkan dengan perempuan lainnya, namun harus diakui bahwa manusia dengan keunikannya masing-masing. Dari namanya yang unik tidak sulit untuk menemukan dia di tumpukan perambah google.

Suatu ketika kumpulan satu jurusannya yang berKKN di Kabupaten lain berkunjung ke Kabupaten Majene menyambangi posko kami dan posko si perengkuh senyum keindahan untuk bertualang alias jalan-jalan menyusuri keindahan alam Majene. Di karenakan posko kami ada 3 orang yang se-jurusan, saya pun diajak untuk menggenapkan goncengan menghitari posko satu dengan yang lainnya hingga sampai di poskonya yang berada paling ujung, cukup jauh namun tidak menyurutkan gelombang perasaaan saya untuk meraup keindahan pemilik senyum lagi ranum-ranumnya tersebut. Lirikan pun sulit dihindari namun tetap terjaga, jangan sampai ketahuan, kan malu, heheh.
Dan teman-teman perlu tahu hanya saya yang jurusan lain disitu, saya pun jadi tukang foto mereka, tapi tidak jadi masalah karena bukan rumusan tahapan skripsi. Saya bahagia ada di antara keseruan teman-temannya.

Hai, perengkuh senyum keindahan...Ahad dini hari, semoga kamu lelap dalam lindungan-Nya. Tetap dengan senyum khasnya yaa, manis...



Penajam, 21 November 2021


 











 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibu dan hidangan kasih sayang

Mengutarakan Pendidikan